Radiasi inframerah terletak di antara cahaya tampak dan gelombang mikro dalam spektrum elektromagnetik, dengan panjang gelombang mulai dari 700 nanometer hingga 1 milimeter, termasuk inframerah dekat, inframerah tengah, dan inframerah jauh. Inframerah dekat mengacu pada bagian spektrum inframerah yang dekat dengan cahaya tampak, inframerah jauh mengacu pada bagian spektrum inframerah yang dekat dengan gelombang mikro, dan inframerah tengah berada di antara keduanya.
Perlu dicatat bahwa radiasi inframerah "tidak terlihat", yang berarti tidak dapat dilihat oleh mata telanjang. Letaknya di luar cahaya merah yang terlihat oleh mata manusia dan memiliki frekuensi yang lebih rendah daripada cahaya merah. Hal yang sama berlaku untuk sinar ultraviolet, yang terletak di luar cahaya ungu yang terlihat oleh mata manusia dan memiliki frekuensi yang lebih tinggi daripada cahaya ungu.
Radiasi inframerah adalah sesuatu yang tidak dapat kita amati dengan mata telanjang, dan untuk "melihat" radiasi inframerah, diperlukan peralatan khusus. Dua teknik paling umum untuk mengukur suhu permukaan adalah sensor inframerah (IR) (non-kontak) dan termokopel (tipe kontak). Masing-masing memiliki kelebihan dan aplikasi idealnya sendiri. Jika Anda mencari solusi pengukuran suhu yang andal di pasaran, Anda mungkin bertanya pada diri sendiri: Mana yang cocok untuk saya?
Dalam artikel ini, kami akan memberikan pengantar rinci tentang dasar-dasar sensor inframerah dan termokopel kontak, membandingkan prinsip kerja, keunggulan, dan cara menentukan teknologi mana yang paling cocok untuk kebutuhan Anda.
Apa Itu Sensor Suhu Inframerah (Sensor IR)?
Sensor suhu inframerah, terkadang disebut sebagai sensor IR, mengukur radiasi inframerah yang dipancarkan oleh permukaan suatu objek. Karena semua objek di atas nol mutlak memancarkan radiasi inframerah, sensor ini dapat mengukur suhu permukaan tanpa menyentuh objek secara fisik.
![]()
1. Cara Kerjanya
Sensor IR mendeteksi intensitas energi inframerah menggunakan detektor dan lensa bawaan yang memfokuskan energi ke elemen sensor. Sensor kemudian menghitung suhu berdasarkan intensitas gelombang inframerah.
2. Manfaat Utama
3. Pertimbangan
Apa Itu Termokopel Kontak?
Termokopel kontak adalah jenis sensor yang sederhana namun sangat umum untuk pengukuran suhu. Ia menggunakan dua logam yang berbeda yang menghasilkan tegangan kecil saat terkena panas. Tegangan bervariasi dengan suhu, memungkinkan termokopel untuk mengukur suhu objek yang bersentuhan dengannya.
![]()
1. Cara Kerjanya
Termokopel dibuat dengan mengelas dua kabel logam bersama-sama pada sambungan (sambungan "panas"). Ketika sambungan ini dipanaskan, logam menghasilkan tegangan. Meter atau pencatat data membaca tegangan dan menerjemahkannya menjadi pembacaan suhu.
2. Manfaat Utama
3. Pertimbangan
Yang Mana yang Anda Butuhkan?
Pilih Sensor Inframerah (Sensor IR) jika…
Pilih Termokopel jika…
Tips untuk Memilih Sensor yang Tepat
1. Tentukan Lingkungan Anda
Pertimbangkan apakah permukaan target bergerak, berbahaya, atau tidak dapat diakses.
2. Periksa Rentang Suhu yang Diperlukan
Sensor IR dan termokopel hadir dalam model yang dirancang untuk rentang suhu tertentu.
3. Nilai Kebutuhan Akurasi
Kedua jenis sensor menawarkan akurasi yang bervariasi; sesuaikan dengan persyaratan presisi aplikasi Anda.
4. Faktor dalam Pemeliharaan
Termokopel mungkin memerlukan penggantian probe dari waktu ke waktu; sensor inframerah mungkin memerlukan pembersihan lensa.
5. Anggaran dan Skala
Biaya per unit, jumlah yang dibutuhkan, dan integrasi sistem secara keseluruhan dapat memengaruhi pilihan Anda.
Sensor Inframerah (IR) dan termokopel kontak masing-masing bekerja dengan baik di bidang yang berbeda. Sensor inframerah sangat cocok untuk pengukuran cepat, non-kontak, terutama saat berhadapan dengan permukaan yang sulit dijangkau atau berbahaya. Termokopel adalah alat pengukur suhu langsung yang terbukti memberikan opsi tahan lama dan hemat biaya untuk mengatasi kondisi yang keras.